Total Tayangan Halaman

Jumat, 01 Februari 2013

MOBIL BANJIR



Menangani kendaraan ex Banjir : 1. Segera lepaskan kabel negatif Accu, ( terminal negatif lebih kecil dari terminal Posistif ) tujuanya untuk menghindari adanya hubungan arus pendek (korsleting) dari arus listrik yg dapat merusak komponen elektronik. 2. Jika memungkinkan untuk memindahkannya, lakukan dengan caramendorong, jangan coba coba untuk menyalakan mesin karena dapatmenyebabkan adanya korsleting dan air banjir akan terhisap masuk ke dalam mesin dan menyebabkan Water Hammer. 3. Segera non aktifkan rem parkir lalu gunakan Balok Kayu, Batu dll atau masukkan persneling ke gigi 1(manual) atau posisi P ( transmisi Matic) untuk menghindari kanvas rem melekat, terutama pada mobil yang masih menggunakan rem tromol. 4. Periksa semua oli atau pun fluida (minyak), baik itu mesin, transmisi, dan lainnya karena kemungkinan oli atau fluida (minyak) tersebut sudah tercampur air, jadi sebaiknya kuras semua oli atau minyak tersebut dengan yang baru. 5. Kendaraan yang sudah menggunakan ECU sangat sensitif dan kemungkinan mengalami kerusakan akibat telah terendam banjir. Kondisi kendaraan yang telah terendam banjir pastinya akan mengalami kerusakan. Note : Kendaraan yang terendam banjir dalam waktu yang lama dapat mengakibatkan sbb : 1. Air yang masuk kedalam mesin, dapat menyebabkan dinding silinder menjadi berkarat, hal ini dapat mengakibatkan cacatnya dinding silinder, sehingga tidak presisi lagi dan mengakibatkan kompresi lemah/bocor. Penanganan :Overhaul Mesin : Mengganti Piston, ring Piston dan melakukan oversize silinder Bore. PROSEDUR PENANGANAN MESIN PADA KENDARAAN : 1. Jangan Pernah melakukan Starter Mesin. 2. Periksa dan Lepaskan semua BUSI ( spark plug ) 3. Gunakan angin kompresor ( air gun ) semprotkan kesetiap Lubang busi, untuk mengeluarkan Air di dalam silinder. 4. Setelah semua silinder bersih dari Air banjir. 5. Masukan Oli kedalam Silinder ( 10 sd. 15 tetes ) dengan menggunakan oil can. 6. Putar poros engkol dengan menggunakan kunci Ring / atau shocked 19 mm 7. Apabila poros engkol dapat berputar lembut, artinya mesin OK. Apabila putaran Poros Engkol macet/seret lakukan Overhaul Mesin. Putaran poros engkol di rasakan lembut, artinya mesin OK. 8. Lakukan pembersihan Pada intake Manipold, Air Intake Chamber ( saluran udara masuk ) dan rumah Throttle ( throttle valve ) Lakukan pembersihan soket-soket / conector electrical dengan menggunakan " Contact Cleaner/electrical cleaner" Setelah semua Konector di lepas satu persatu di bersihkan dengan " electrical cleaner spray" kemudian pasang kembali conector tersebut. Lakukan pembersihan ini pada rumah-rumah fuse/relay ( fuse box ) Setelah semuanya bersih. Bisa mulai di pasang accu/batere, dan memutar Kunci Kontak ke Posisi On. -- Thanks & regards Iwan Lenggana

Selasa, 11 September 2012

MERCEDES S CLASS


Module Air Suspension Malfunction

Special Price for Auto Parts

Check Engine Lamp Indicator

P0105/31 Sirkuit Tekanan Absolute Manifold / Tekanan Barometric - Open atau short circuit dalam sensor tekanan absolute manifold - Sensor tekanan absolut manifold P0110/43 Sirkuit Intake Air Temperature Malfungsi - Open atau short di sirkuit sensor temperatur udara intake - Sensor temperatur udara masuk P0115/42 Sirkuit Temperatur Cairan Pendingin Mesin - Open atau short circuit dalam sensor temperatur cairan pendingin mesin - Sensor temperatur cairan pendingin mesin P0120/41 Malfungsi Sirkuit Sensor Posisi Pedal Throttle / Switch "A" - Open atau short dalam sirkuit sensor posisi throttle - Sensor posisi throttle P0130/21 Sirkuit Sensor Oksigen (Bank 1 Sensor 1) - Open atau short dalam sirkuit sensor heated oxygen (sensor 1) - Sensor heated oxygen (sensor 1) - Heater sensor heated oxygen (sensor 1) P0135/23 Sirkuit Heater Sensor O2 (Bank 1 Sensor 1) - Open atau short dalam sirkuit heater dari sensor heated oxygen (sensor 1) - Sensor heated oxygen (sensor 1) P0136/22 *2 Sirkuit Sensor O2 (Bank 1 Sensor 2) - Open atau short dalam sirkuit sensor oksigen (sensor 2) - Sensor oksigen (sensor 2)

Minggu, 02 November 2008

Check Engine Lamp Indicator

At the time of the vehicle troubleshooting Europe On-Board Diagnostic (OBD-Euro), the vehicle must be connected to the OBD scan tool (in accordance with ISO 14230-4). Various output data from the ECM vehicle can then be read. Euro-OBD regulation requires the vehicle's on-board computer turn on the MIL (malfunction indicator lamp) on the instrument panel when the computer detects a malfunction. 1. System / component emission control 2. Power train control components (which affect vehicle emissions) 3. computer In addition, application of Diagnostic Trouble Codes (DTC) which is required by ISO 14230-4 recorded in the ECM memory. If malfunctions do not happen again in 3 trips in a row, MIL DTC will automatically die but remain recorded in the ECM memory. To check the DTCs, connect the intelligent tester to Data Link Connector 3 (DLC3) on the vehicle.

Selasa, 28 Oktober 2008

Kamis, 28 Agustus 2008

TIPS ALARM TOYOTA AVANZA

Tips Alarm Avanza : Kasus 1 : Alarm Avanza dilengkapi dengan led indicator ( warna merah ) saat posisi lock/armed lampu akan berkedip menandakan alarm aktif. Namun sering dijumpai led indicator menyala terus. Biasanya posisi “Valet” -fungsi alarm non aktif. Untuk mengaktifkannya lakukan sbb : 1. Buka pintu depan kanan 2. Putar kunci kontak posisi ACC—ON sebanyak 3X posisi terakhir “ON” Untuk tipe terbaru : 1. Buka pintu depan kanan 2. Tekan remote Unlock dan lock berulang-ulang, sampai lampu indicator padam Kasus 2 : Remote Avanza sering kali menyalak secara tiba2, kalau terlalu sensitif sih..! dapat dilakukan dengan jalan memutar potensio pada module alarm ( letaknya dekat pedal kopling, dibawah blower ) tetapi juga kalau sdh menyalak krn module alarm error ( ini yang repot ) dinonaktifkan via remote tidak berhasil dan pengguna rada panic ( karena alarm akan menyalak terus ) Langkah yang dilakukan adalah : Menonaktifkan alarm lewat kunci kontak. 1. Putar kunci kontak posisi ACC—ON sebanyak 11 X dengan posisi terakhir “ON”. Bila sudah dilakukan berkali, masih juga alarm menyalak ( menandakan module alarm error ) Berarti Module alarm harus dicopot/dilepas. maka sering kejadian kabel module alarm dicabut, sehingga nantinya tdk bisa starter.Untuk mengaktifkan starter kembali, ada 2 soket di ECU, socket 2 kaki warna kabel hitam di cabut lalu dijumper (dihubungkan ) agar sirkuit yang ke motor starter terhubung. Tips 3 Normalkan alarm Avanza Buka Pintu depan kanan dan putar kunci kontak off-acc-off sebanyak tiga kali kemudian dilanjutkan dengan pencet lock n unlock pada remote sebanyak tiga kali juga sampai lampu led atau klakson bunyi kembali. semoga bermanfaat dan selamat mencoba. Salam