Module Air Suspension Malfunction
Total Tayangan Halaman
Selasa, 11 September 2012
Check Engine Lamp Indicator
P0105/31 Sirkuit Tekanan Absolute Manifold / Tekanan Barometric - Open atau short circuit dalam sensor tekanan absolute manifold
- Sensor tekanan absolut manifold
P0110/43 Sirkuit Intake Air Temperature Malfungsi - Open atau short di sirkuit sensor temperatur udara intake
- Sensor temperatur udara masuk
P0115/42 Sirkuit Temperatur Cairan Pendingin Mesin - Open atau short circuit dalam sensor temperatur cairan pendingin mesin
- Sensor temperatur cairan pendingin mesin
P0120/41 Malfungsi Sirkuit Sensor Posisi Pedal Throttle / Switch "A" - Open atau short dalam sirkuit sensor posisi throttle
- Sensor posisi throttle
P0130/21 Sirkuit Sensor Oksigen (Bank 1 Sensor 1) - Open atau short dalam sirkuit sensor heated oxygen (sensor 1)
- Sensor heated oxygen (sensor 1)
- Heater sensor heated oxygen (sensor 1)
P0135/23 Sirkuit Heater Sensor O2 (Bank 1 Sensor 1) - Open atau short dalam sirkuit heater dari sensor heated oxygen (sensor 1)
- Sensor heated oxygen (sensor 1)
P0136/22 *2 Sirkuit Sensor O2 (Bank 1 Sensor 2) - Open atau short dalam sirkuit sensor oksigen (sensor 2)
- Sensor oksigen (sensor 2)
Minggu, 02 November 2008
Check Engine Lamp Indicator
At the time of the vehicle troubleshooting Europe On-Board Diagnostic (OBD-Euro), the vehicle must be connected to the OBD scan tool (in accordance with ISO 14230-4). Various output data from the ECM vehicle can then be read.
Euro-OBD regulation requires the vehicle's on-board computer turn on the MIL (malfunction indicator lamp) on the instrument panel when the computer detects a malfunction.
1. System / component emission control
2. Power train control components (which affect vehicle emissions)
3. computer
In addition, application of Diagnostic Trouble Codes (DTC) which is required by ISO 14230-4 recorded in the ECM memory. If malfunctions do not happen again in 3 trips in a row, MIL DTC will automatically die but remain recorded in the ECM memory.
To check the DTCs, connect the intelligent tester to Data Link Connector 3 (DLC3) on the vehicle.
Selasa, 28 Oktober 2008
Kamis, 28 Agustus 2008
TIPS ALARM TOYOTA AVANZA
Tips Alarm Avanza :
Kasus 1 :
Alarm Avanza dilengkapi dengan led indicator ( warna merah ) saat posisi lock/armed lampu akan berkedip menandakan alarm aktif. Namun sering dijumpai led indicator menyala terus. Biasanya posisi “Valet” -fungsi alarm non aktif. Untuk mengaktifkannya lakukan sbb :
1. Buka pintu depan kanan
2. Putar kunci kontak posisi ACC—ON sebanyak 3X posisi terakhir “ON”
Untuk tipe terbaru :
1. Buka pintu depan kanan
2. Tekan remote Unlock dan lock berulang-ulang, sampai lampu indicator padam
Kasus 2 :
Remote Avanza sering kali menyalak secara tiba2, kalau terlalu sensitif sih..! dapat dilakukan dengan jalan memutar potensio pada module alarm ( letaknya dekat pedal kopling, dibawah blower ) tetapi juga kalau sdh menyalak krn module alarm error ( ini yang repot ) dinonaktifkan via remote tidak berhasil dan pengguna rada panic ( karena alarm akan menyalak terus )
Langkah yang dilakukan adalah :
Menonaktifkan alarm lewat kunci kontak.
1. Putar kunci kontak posisi ACC—ON sebanyak 11 X dengan posisi terakhir “ON”.
Bila sudah dilakukan berkali, masih juga alarm menyalak ( menandakan module alarm error )
Berarti Module alarm harus dicopot/dilepas.
maka sering kejadian kabel module alarm dicabut, sehingga nantinya tdk bisa starter.Untuk mengaktifkan starter kembali, ada 2 soket di ECU, socket 2 kaki warna kabel hitam di cabut lalu dijumper (dihubungkan ) agar sirkuit yang ke motor starter terhubung.
Tips 3
Normalkan alarm Avanza
Buka Pintu depan kanan dan putar kunci kontak off-acc-off sebanyak tiga kali kemudian dilanjutkan dengan pencet lock n unlock pada remote sebanyak tiga kali juga sampai lampu led atau klakson bunyi kembali. semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
Salam
Rabu, 13 Agustus 2008
PROBLEM AUTOMATIC TRANSMISSION
Untuk mengetahui masalah yang terjadi pada Automatic Transmission ataukah pada mesin itu sendiri. Sebaiknya di lakukan "Time Lag Test" dan " Stall Test ". Hal tersebut bisa dilakukan untuk mengetahui apakah memang Tenaga mesin/ Kemampuan mesin berkurang atau Transmisi maticnya bermasalah.
Langkah-langkah yang di perlukan adalah sbb :
Langganan:
Postingan (Atom)


